5 Tips Umroh Untuk Anak-Anak 5/5 (8)

5 Tips Umroh Untuk Anak-Anak

 

Memiliki kesempatan untuk mengunjungi Makkah merupakan kebanggaan semua orang, meskipun ke sana tidak untuk haji melainkan umrah. Namun, bagaimana ketika Anda harus mengajak balita pergi umroh bersama? Sebaiknya ikuti tips umroh untuk anak-anak agar Anda bisa menjalankan ibadah secara khusyu tanpa gangguan. Anak-anak cenderung memiliki karakter yang cukup rewel sehingga sedikit merepotkan jika membawanya bepergian jarak jauh dan dalam waktu yang lama. Terutama jika aktivitas tersebut cukup membosankan bagi si anak. Tentu hal ini akan mengganggu ibadah umroh yang dilakukan oleh para orang dewasa yang ingin mencapai kekhusyukan.

Perlukah Membawa Anak-Anak Saat Umroh?

Anda perlu mempertimbangkan dengan matang ketika hendak mengajak anak-anak untuk umroh, terutama jika masih berada di usia balita. Di masa tersebut anak-anak masih butuh perhatian ekstra, karena mereka masih rewel jika terdapat gangguan. Tidak hanya pada saat merasa bosan, mereka pun bisa menangis ketika popoknya perlu diganti. Bagi Anda yang masih belum memiliki momongan tentu tidak akan khawatir untuk pergi umroh bersama pasangan. Atau ketika anak-anak telah berusia di atas balita sehingga lebih mudah untuk mengaturnya. Tetapi masih memerlukan penjagaan ekstra dari orang tua agar tips umroh anak-anak tetap aman.

Tips Umroh Untuk Anak-anak

Apabila Anda memiliki anak yang bisa dititipkan kepada keluarga terpercaya sebaiknya tidak perlu mengajak buah hati untuk pergi umrah. Tetapi, ketika Anda memiliki kesempatan berharga untuk umroh, namun tidak bisa meninggalkan buah hati. Sebaiknya bisa mengajaknya dengan syarat mengikuti tips yang akan dibahas selanjutnya.
Berbagai permasalahan tersebut pasti akan mengganggu kekhusyuan saat menunaikan ibadah. Sehingga diperlukan tips umroh untuk anak-anak yang perlu dilaksanakan secara tepat. Buatlah pengalaman umroh tersebut menyenangkan bagi si anak dan tidak mengganggu kekhusyuan ibadah Anda.

5 Tips umroh Untuk Anak-Anak Agar Aman dan Khusyu

Sebagai orang tua tentu memilki keraguan yang cukup tinggi jika si buah hati ditinggalkan untuk pergi umroh. Menitipkan si kecil kepada orang lain pun bukan menjadi opsi terbaik karena tidak semua orang dapat dipercaya. Solusi yang bisa ditempuh akhirnya mengajak si buah hati untuk pergi ibadah umroh bersama. Sebagian orang justru menginginkan pengalaman yang cukup langka ini, agar Anda bersama buah hati tercinta memiliki kenangan indah saat di Makkah. Bukanlah hal yang mudah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan si balita. Tetapi Anda bisa mengikuti tips umroh untuk anak-anak berikut ini.

  1. Pastikan Anak dalam Kondisi Sehat
    Anak masih bisa digolongkan sebagai kelompok yang rentan karena kekebalan tubuhnya masih belum maksimal. Kalau Anda hendak mengajak anak-anak untuk pergi umroh, sebaiknya tunggu hingga usia dan fisiknya cukup kebal. Jangan membawa anak di usia yang sangat rentan, misalnya di bawah satu tahun. Tips umroh untuk anak-anak yang tepat, yakni memastikan bahwa si anak sedang sehat dan ceria, tidak menunjukkan gejala sakit ataupun rewel. Apabila anak sedang mengidap penyakit berkelanjutan sebaiknya tidak diajak untuk bepergian.
    Anda perlu membatalkan rencana untuk pergi umroh ketika kondisi anak sedang tidak sehat atau mengidap penyakit. Lakukan pemeriksaan medis kepada anak secara rutin sebagai persiapan sebelum mengunjungi Makkah. Konsultasikan tentang kondisi anak pada dokter ahli. Dan mintalah saran kepada dokter tersebut saat hendak mengajak anak untuk pergi umroh.
  2. Bawalah Berbagai Perlengkapan untuk Anak-Anak
    Anak-anak akan selalu rewel jika suasana yang dihadapi di sekelilin membuatnya tidak nyaman. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda perlu membawa beragam perlengkapan si bayi. Mulai dari mainan paling disukai, susu, botol, dan sebagainya. Pastikan agar anak tidak rewel selama perjalanan umroh hingga melaksanakan ibadahnya dengan khusyu. Jika si anak telah berusia di atas 3 atau lima tahun, Anda bisa mengajarkan nilai-nilai keislaman. Agar anak bisa mengikuti aturan dan melaksanakan ibadah bersama dengan tenang.
    Masukkan perlengkapan milik anak-anak Anda ke dalam wadah atau tempat khusus. Bisa berupa koper atau tas yang dapat mempermudah bawaan Anda. Berikan identitas di tempat tersebut agar tidak tertukar, atau bahkan hilang.

Baca Juga Artikel lain selain Tips Umroh Untuk Anak

Paket Umroh Januari 2020

Paket Umroh Februari 2020

Paket Umroh Maret 2020

Paket Umroh April 2020

Paket Haji ONH Plus 2020

  1. Berikan Vaksin dan Vitamin yang Cukup
    Di Makkah merupakan tempat berkumpulnya umat muslim di seluruh dunia. Hal tersebut memungkinkan Anda bersama anak-anak untuk menjadi satu dengan semua umat di seluruh dunia yang hendak melaksanakan ibadah umrah. Peristiwa ini bisa menjadi faktor yang dapat membahayakan si anak, terutama masalah kesehatan. Berikan si anak vaksin sekaligus zat multivitamin agar daya tahan tubuhnya terjaga dengan baik. Serta tidak mudah tertular oleh virus dan bakteri penyebab penyakit. Mengingat banyaknya kasus penyebaran virus yang terjadi karena interaksi masyarakat di seluruh dunia secara langsung.
    Pastikan Anda membawa perlengkapan bayi yang steril meskipun saat masuk kondisi tubuh secara fisik akan diperiksa oleh petugas. Perubahan iklim juga bisa menjadi faktor kekebalan anak menurun. Anda bisa mempersiapkan obat-obatan sekaligus pakaian sesuai dengan cuaca dan suhu di Arab Saudi sesuai iklim.
  2. Bawa Kereta Bayi
    Menggendong bayi secara terus menerus selama menunaikan thawaf atau sa’i tentu sangat melelahkan. Anda pun tidak bisa melepaskan si anak dengan hanya menggandengnya karena terlalu berisiko. Solusinya, Anda bisa membawa kereta dorong khusus bayi yang lebih praktis dan mempermudah ibadah Anda dengan Risalah Madinah.
    Pilih kereta bayi yang bisa dilipat agar Anda tidak terlalu repot saat membawanya ke berbagai tempat selama perjalanan umroh. Berikan kenyamanan pada kereta si bayi dengan menaruh mainan atau makanan di dalamnya. Jangan lupa untuk mengencangkan tali pengaman si bayi karena cukup berbahaya.
    Anda bisa menggunakan jalur khusus untuk mendorong kereta bersama orang-orang lansia yang menggunakan kursi roda. Agar tidak berdesakan dengan jamaah lainnya yang langkahnya kemungkinan sangat cepat dari Anda. Tanyakan hal ini kepada petugas terlebih dahulu agar Anda bisa menemukan solusi yang tepat..
  3. Penuhi Kelengkapan Barang Bawaan
    Selain kelengkapan barang-barang untuk si bayi, Anda harus mempersiapkan barang yang diperlukan bagi Anda dan bayi. Seperti popok, pompa ASI jika membutuhkannya, dan sebagainya. Jangan lupa membawa beberapa berkas penting seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, atau yang lain.

umroh anak kecil

PENUTUP

Lakukan pengemasan yang rapi agar bawaan tidak terlalu banyak dan merepotkan. Pilih langkah praktis meskipun Anda membawa jumlah barang yang cukup banyak. Bisa dilakukan dengan seni melipat dengan ruang yang sempit. Atau menata dengan rapi sesuai ruang yang telah dikelompokkan sesuai jenis barang. Tips umroh untuk anak-anak di atas akan sangat efektif jika diterapkan kepada anak usia balita. Karena terdapat beberapa langkah untuk mengamankan mereka dengan tepat. Bagi anak usia di atas lima tahun tentu sedikit lebih sulit jika Anda tidak menggunakan alat bantuan agar si anak tidak terlepas dari rombongan Anda.

 

Please rate this