Tips Umroh Bagi Wanita Hamil Ini!<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-190" >	<span class="mr-star-rating">			    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    </span><span class="star-result">	5/5</span>			<span class="count">				(7)			</span>			</span>

Tips Umroh Bagi Wanita Hamil Ini! 5/5 (7)

Tips Umroh Bagi Wanita Hamil Ini!

 

Ibadah haji atau umroh merupakan sebuah perjalanan spiritual yang paling di dambakan oleh seluruh umat muslim di dunia. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengunjungi baitullah. Biasanya jika tak mampu berhaji karena alasan tertentu seperti tidak sabra jika harus menunggu lama untuk berangkat haji, masyarakat lebih memilih untuk berangkat umroh yang di laksanakan selama 10 hari. Karena pada umumnya untuk melaksanakan ibadah haji seseorang harus menunggu setidaknya Selama kurang lebih 10 tahun agar dapat pergi berhaji. Seseorang yang ingin pergi berhaji atau umroh, di haruskan memiliki kemampuan fisik, spiritual dan finansial yang cukup agar selama di mekkah kegiatan beribadah tidak terganggu. Satu diantaranya yang harus dicermati adalah Tips Umroh Bagi Wanita Hamil.

Tips Umroh Bagi Wanita Hamil

Hukum Pergi Umroh Bagi Wanita Hamil

Lalu bagaimana jika wanita hamil ingin pergi haji atau umroh ? apakah di perbolehkan ? Dalam hal ini Ada jawaban dari dua sisi yang bisa di dapatkan. Yang pertama jawaban dari sisi dalil dibolehkannya wanita hamil untuk pergi umroh dan haji. lalu yang kedua adalah dari segi teknis dan medis sekaligus yang biasanya justru mempengaruhi mengapa ibu hamil boleh atau tidak untuk umroh dan haji.Menurut dalil, Tidak ada larangan bagi para wanita yang sedang hamil jika ingin melaksanakan ibadah haji / umroh karena pada zaman Rasulullah SAW, Asma binti Umais, istri dari Muhammad bin Abu Bakar, pernah melaksanakan ibadah haji ketika beliau sedang hamil tua dan pada akhirnya beliau melahirkan di miqat.

Melaksanakan rukun islam ke lima yaitu ibadah haji atau umroh bagi para wanita merupakan ladang jihad dan pahala. Hal ini seperti pertanyaan Aisyah radiyallahuanhu kepada Rasulullah SAW : “Wahai Rasulullah, apakah kaum wanita mempunyai kewajiban untuk berjihad?” Kemudian, Rasulullah SAW pun menjawab, “Ya, betul jihad wanita adalah pergi berhaji dan berumroh” (H.R. Imam Ahmad dan Ibnu Majah). Keutamaan umroh bagi kaum wanita ini adalah memiliki pahala yang setara dengan pahala jihad fii sabilillah.

 

4 Tips Umroh Bagi Wanita Hamil

Menurut medis, diperbolehkan atau tidak tergantung dari kondisi ibu hamil dan janinnya. Lalu, adakah tips-tips khusus yang dapat dilakukan para ibu hamil yang ingin menjalankan ibadah umrah agar kuat untuk menjalankan seluruh rangkain ibadah selama berada di tanah suci ? yuk simak beberapa tips umroh wanita hamil berikut ini :

  1. Konsultasikan ke Dokter Kandungan Sebelum Merencanakan Umroh
    Tips ini penting untuk di lakukan oleh setiap ibu hamil yang ingin melaksanakan ibadah haji maupun umroh. Wajib konsultasi kondisi kesehatan ibu dan janin sebelum melakukan perjalanan jauh, terlebih lagi jika menggunakan pesawat kepada bidan atau dokter kandungan. Bagi ibu hamil melalakukan sebuah perjalanan jauh menggunakan pesawat tidak akan berbahaya jika kesehatan sang ibu dan sang janin dalam kondisi yang stabil, karena yang kita tau bahwa ibu hamil harus memiliki nutrisi yang lebih agar kuat melakukan aktifitas. Hal ini di lakukan untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan terjadi ketika ibu hamil melaksanakan ibadah umroh atau haji di tanah suci. Ketika konsultasi biasanya bidan atau dokter menyarakankan untuk meminum vitamin khusus ibu hamil selama di tanah suci untuk menjaga stamina sang ibu dan janin. Selain itu hal penting lainnya adalah membawa rekam media serta nomor – nomor darurat yang dapat di hubungi jika terjadi sesuatu. Namun Jika setelah berkonsultasi dengan dokter, perjalanan ibadah umroh dapat menimbulkan risiko bagi ibu hamil dan calon bayi, maka ibu hamil tidak harus pergi melaksanakan ibadah umroh dan disarankan untuk menundanya. Seorang ibu hamil biasanya rentan terhadap kelelahan fisik sebagai akibat dari berjalan dengan jarak yang cukup jauh, sehingga dapat menyebabkan kontraksi di bagian bawah perut dan sakit punggung. Seorang ibu hamil juga dikhawatirkan mengalami dehidrasi karena tidak memiliki asupan cairan yang cukup serta dikhawatirkan akan resiko berdesak-desakan.
  2. Pastikan ibu hamil merasa nyaman ketika berada di dalam pesawat
    Setiap maskapai penerbangan memiliki peraturan khusus untuk wanita hamil. Biasanya untuk wanita hamil dengan usia kandungan di bawah 14 minggu. Di anjurkan untuk tidak melakukan perjalanan udara karena dalam kondisi tersebut rawan risiko terjadinya keguguran. Dan memastikan bahwa ibu tidak memiliki komplikasi saat hamil (mual dan muntah berlebihan). Meskipun tidak mengalami komplikasi saat hamil. Seorang ibu hamil ketika naik pesawat terbang dapat meningkatkan resiko pembekuan pembuluh darah vena. Itulah pentingnya berkonsultasi ke dokter sebelum melakukan perjalanan jauh terutama ibadah umroh. Maka pihak Maskapai penerbangan juga biasanya meminta surat keterangan dari dokter bahwa ibu hamil tersebut dinyatakan boleh terbang menggunakan pesawat terbang. Sebaliknya, ketika ibu memasukan trimester kedua, janin sudah lebih kuat risiko ibu untuk mengalami keguguran. Dan melahirkan dalam keadaaan prematur pun sudah jauh lebih berkurang. Maka bagi ibu hamil yang berniat menjalankan ibadah umrah, perlu memastikan terlebih dahulu bahwa kandungan Anda sudah siap untuk melakukan perjalanan jauh apa tidak. Pastikan pula bahwa Anda mendapatkan posisi yang nyaman selama berada di dalam pesawat untuk mengurangi kram dan kaki bengkak.
  3. Pilih akomodasi yang jaraknya dekat dengan masjidil haram
    Tips ini sangat penting untuk di perhatikan mengingat kondisi ibu hamil yang gampang capek. Untuk mengurasi risiko itu akibat perjalanan jauh ke tempat ibadah, maka di anjurkan memilih lokasi penginapan yang dekat dengan masjidil haram dan Ka’bah. Dalam hal ini anda dapat mendiskusikannya dengan travel umrah yang sudah anda pilih. Keuntungan lain yang dapat anda rasakan yaitu dapat melihat Ka’bah secara langsung melalui kamar hotel, selain itu ketika beribadah anda tidak perlu berjalan terlalu jauh untuk sampai di Ka’bah.
  4. Pastikan kebutuhan cairan tubuh ibu hamil terpenuhi
    Cuaca di tanah suci yang terkenal terik dan kering rentan menimbulkan dehidrasi, terlebih lagi bagi wanita hamil. Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa cairan yang masuk ke tubuh dapat mencukupi kebutuhan aktivitas Anda selama di masjidil haram. Selain itu, hindari minuman dan makanan yang menimbulkan efek pada saluran pencernaan dan kemih Anda.

 

Bagaimana Cara mendaftar umroh di :

Paket Umroh Januari 2020

Paket Haji ONH Plus 2020

 

Ibu hamil membutuhkan kekuatan dan kondisi tubuh yang ekstra agar dapat menjalankan ibadah umrah dengan baik. Maka dari itu pastikan Anda memenuhi persyaratan kesehatan dan tips umroh bagi wanita hamil agar perjalanan umroh Anda lebih nyaman. Dari ke empat tips tersebut dapat di tarik kesimpulan. Bahwa Allah SWT berfirman : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Q.S Al Baqarah: 286). Oleh karena itu, mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri bagi seorang ibu hamil dan juga kondisi calon bayi. Sangat penting demi kelancaran dalam melaksanakan ibadah umroh atau haji. Nah itulah beberapa Tips umroh bagi ibu hamil yang dapat dijadikan perhatian agar lebih berhati – hati jika ingin bepergian jauh. Semoga bermanfaat.

Please rate this

Persiapan Menjelang Umroh yang Penting Untuk Dilakukan<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-185" >	<span class="mr-star-rating">			    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    </span><span class="star-result">	5/5</span>			<span class="count">				(7)			</span>			</span>

Persiapan Menjelang Umroh yang Penting Untuk Dilakukan 5/5 (7)

Persiapan Menjelang Umroh yang Penting Untuk Dilakukan

 

Siapa sih yang tidak ingin pergi ke kota suci Makkah? pastinya setiap umat muslim mempunyai impian untuk berkunjung ke tempat tersebut untuk menjalankan suatu ibadah, baik itu ibadah haji maupun ibadah umroh. Hanya saja meskipun ibadah haji merupakan rukun islam yang ke lima. Nyatanya untuk melakukan ibadah tersebut proses pembrangkatannya memerlukan waktu yang cukup lama dan bertahun-tahun. Oleh karena itu banyak masyarakat lebih memilih untuk melaksanakan ibadah umroh terlebih dahulu demi bisa berkunjung ke tempat suci Makkah. Apakah Anda merupakan salah satu diantara mereka yang ingin melaksanakan ibadah umroh terlebih dahulu? Jika iya, maka anda perlu menyimak artikel ini mengenai 5 persiapan menjelang umroh. Yang penting untuk Anda lakukan. Ibadah umroh memang menjadi pilihan beberapa umat muslim yang ingin ke kota suci Makkah. Tanpa harus menunggu waktu yang lama seperti ibadah haji. Untuk itu simak ulasan kami berikut ini mengenai persiapan yang harus di lakukan menjelang umroh.

Persiapan Menjelang Umroh

Persiapan Menjelang Umroh Penting Untuk Diketahui

Sebelum melakukan ibadah umroh pastinya Anda harus melakukan persiapannya matang – matang. Pasalnya ibadah umroh merupakan momen berharga untuk umat muslim. Sehingga Anda perlu melakukan persiapan fisik maupun rohani. Hal tersebut perlu Anda lakukan mengingat kondisi cuaca di Kota Makkah sangat berbeda dengan di Indonesia. Selain itu jika persiapan fisik dan rohani sudah dilakukan, maka Anda bisa lebih fokus dalam menjalankan ibadah. Beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan adalah sebagai berukut :

Baca artikel lainnya di :

Paket Umroh Januari 2020

Paket Haji ONH Plus 2020

 

Persiapan Fisik  Umroh

Persiapan fisik sangatlah penting dilakukan sebelum melakukan ibadah umroh maupun ibadah haji. Hal tersebut karena cuaca di Kota Makkah sangat berbeda dengan di Indonesia. Sehingga jika Anda tidak melakukan persiapan fisik dengan matang, maka bisa saja Anda akan jatuh sakit saat berada di sana. Hal tersebut pastinya membuat ibadah Anda menjadi kurang maksimal. Inilah persiapan fisik yang perlu Anda persiapkan :

  1. Cek Kesehatan
    Sebelum melakukan umroh, pastikan Anda harus melakukan cek kesehatan terlebih dahulu. Hal tersebut sangat penting Anda lakukan karena jika menjalankan ibadah umroh dengan kondisi kesehatan yang kurang baik, maka ibadah tidak bisa berjalan dengan lancar.
    Sehingga pastikan Anda melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu dan jika mempunyai riwayat penyakit pastikan melakukan konsultasi kepada dokter spesialis. Untuk menjaga kesehatan agar tetap stabil pastikan Anda tidak melakukan aktivitas di luar kemampuan yang sekiranya melelahkan.
  2. Jalani Olahraga Rutin
    Melakukan olahraga dengan rutin sebelum menunaikan ibadah umroh juga merupakan hal yang perlu Anda lakukan. Karena saat berada di Kota Makkah, Anda akan dituntut untuk berjalan kaki hingga sekitar puluhan kilometer. Oleh karena itu Anda harus melakukan olahraga rutin terlebih dahulu untuk membiasakan fisik Anda agar tidak mudah capek. Pastikan melakukan olahraga setiap hari meskipun hanya berjalan kaki saja untuk melatih otot – otot Anda.
  3. Menjaga Asupan Makanan
    Selanjutnya, adalah menjaga asupan makanan dengan makanan yang bergizi. Pastinya jika Anda mengkonsumsi makanan yang bergizi maka kondisi fisik Anda akan kuat atau stabil. Hindari beberapa makanan yang bersifat mengganggu kesehatan Anda seperti makanan pedas dan asam. Terutama jika Anda mempunyai riwayat penyakit lambung yang akan kambuh jika terkena makanan pedas dan asam. Selain itu jika Anda mempunyai alergi makanan, pastikan untuk menghindari makanan – makanan tersebut.
  4. Persiapkan Obat – Obatan Pribadi
    Seperti yang telah kami jelaskan pada poin pertama, bahwa melakukan cek kesehatan sangat penting Anda lakukan terutama jika mempunyai riwayat penyakit. Pastikan Anda membawa obat – obatan pribadi yang telah diberikan oleh dokter spesialis Anda. Jangan sampai penyakit Anda nantinya kambuh saat mejalankan ibadah di Kota Makkah. Karena jika penyakit tersebut kambuh pastinya ibadah yang Anda lakukan tidak dapat berjalan maksimal.
  5. Persiapkan Perlengkapan Pribadi dan Dokumen Penting
    Hal yang kelima adalah mempersiapkan perlengkapan pribadi dan dokumen – dokumen penting. Perlengkapan pribadi antaranya adalah beberapa pakaian, peralatan ibadah dan lainnya. Sedangkan untuk dokumen penting yang perlu Anda persiapkan adalah paspor, tiket, maupun visa umroh. Dokupen tersebut sangat perlu Anda perhatikan dan jangan sampai ketinggalan. Biasanya pihak travel sudah menyediakan tas selempang untuk menyimpan dokumen – dokumen tersebut.

Itulah 5 hal persiapan fisik yang perlu Anda lakukan sebelum menjalankan ibadah umroh. Selain persiapan fisik, persiapan rohani juga sangat penting Anda lakukan. Apa saja kah persiapan rohani yang perlu dipersiapkan? Untuk mendapatkan jawabannya pastikan untuk menyimak terus artikel ini.

Persiapan Rohani Menjelang Umroh

Persiapan rohani perlu dilakukan agar ibadah umroh yang Anda jalankan bisa lebih khusuk. Untuk itu dalam artikel ini kami merekomendasikan Anda agar melakukan persiapan rohani terlebih dahulu. Beberapa persiapan rohani yang perlu Anda perhatikan adalah sebagai berikut :

  • Niat untuk Ibadah Umroh
    Hal terpenting saat melakukan ibadah umroh adalah niat. Bahkan tidak hanya ibadah umroh saja, semua ibadah yang terdapat pada islam di anjurkan untuk melakukan niat terlebih dahulu. Luruskan niat Anda terlebih dahulu semata – mata hanya untuk mendapatkan keridhoan Allah SWT. Dengan begitu maka ibadah umroh Anda akan di terima oleh Allah SWT.
  • Manasik Umroh
    Melakukan manasik umroh yang diselenggarakan oleh pihak travel sangat penting Anda lakukan. Kenapa hal tersebut dianggap penting? Karena saat melakukan manasik Anda akan diajarkan mengenai ilmu – ilmu ataupun tatacar dalam menjalankan ibadah umroh sesuai dengan ketentuan syariat islam. Karena ibadah umroh tidak boleh dilakukan sembarangan.
  • Minta Taubat Kepada Kerabat
    Meminta taubat atau meminta maaf kepada kerabat maupun orang – orang terdekat adalah hal penting yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan ibadah umroh. Orang – orang terdekat antara lain ibu, ayah, anak, istri/suami, dan tetangga. Hal tersebut perlu dilakukan agar mereka ridho dengan keberangkatan Anda. Selain kepada kerabat, tobat kepada Allah SWT juga merupakan keharusan. Karena hal tersebut yang akan mempelancar Anda dalam melakukan ibadah di Tanah Suci Makkah, dan niscaya akan menjadi jalan untuk menuju kemabruaran yang diharapkan oleh semuat orang yang melakukan ibadah umroh maupun haji.
    Itulah tiga hal persiapan rohani yang perlu Anda lakukan. Pastikan Anda memperhatikan hal – hal tersebut dengan baik, agar proses ibadah umroh Anda berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Bagaimana? Apakah Anda sudah siap untuk melakukan ibadah umroh?

Demikian artikel dari kami mengenai persiapan menjelang umroh yang perlu Anda lakukan. Dengan adanya artikel ini semoga dapat membantu Anda dalam melakukan persiapan dengan baik. Sehingga ibadah umroh yang Anda lakukan bisa lebih khusuk dan tidak terjadi halangan yang tidak di inginkan. Selain beberapa persiapan di atas, Anda juga harus memperhatikan penyedia travel yang tepat. Untuk membantu Anda melakukan ibadah umroh tanpa adanya kendala.

Please rate this

5 Tips Umroh Untuk Anak-Anak<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-179" >	<span class="mr-star-rating">			    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    </span><span class="star-result">	5/5</span>			<span class="count">				(10)			</span>			</span>

5 Tips Umroh Untuk Anak-Anak 5/5 (10)

5 Tips Umroh Untuk Anak-Anak

 

Memiliki kesempatan untuk mengunjungi Makkah merupakan kebanggaan semua orang, meskipun ke sana tidak untuk haji melainkan umrah. Namun, bagaimana ketika Anda harus mengajak balita pergi umroh bersama? Sebaiknya ikuti tips umroh untuk anak-anak agar Anda bisa menjalankan ibadah secara khusyu tanpa gangguan. Anak-anak cenderung memiliki karakter yang cukup rewel sehingga sedikit merepotkan jika membawanya bepergian jarak jauh dan dalam waktu yang lama. Terutama jika aktivitas tersebut cukup membosankan bagi si anak. Tentu hal ini akan mengganggu ibadah umroh yang dilakukan oleh para orang dewasa yang ingin mencapai kekhusyukan.

Perlukah Membawa Anak-Anak Saat Umroh?

Anda perlu mempertimbangkan dengan matang ketika hendak mengajak anak-anak untuk umroh, terutama jika masih berada di usia balita. Di masa tersebut anak-anak masih butuh perhatian ekstra, karena mereka masih rewel jika terdapat gangguan. Tidak hanya pada saat merasa bosan, mereka pun bisa menangis ketika popoknya perlu diganti. Bagi Anda yang masih belum memiliki momongan tentu tidak akan khawatir untuk pergi umroh bersama pasangan. Atau ketika anak-anak telah berusia di atas balita sehingga lebih mudah untuk mengaturnya. Tetapi masih memerlukan penjagaan ekstra dari orang tua agar tips umroh anak-anak tetap aman.

Tips Umroh Untuk Anak-anak

Apabila Anda memiliki anak yang bisa dititipkan kepada keluarga terpercaya sebaiknya tidak perlu mengajak buah hati untuk pergi umrah. Tetapi, ketika Anda memiliki kesempatan berharga untuk umroh, namun tidak bisa meninggalkan buah hati. Sebaiknya bisa mengajaknya dengan syarat mengikuti tips yang akan dibahas selanjutnya.
Berbagai permasalahan tersebut pasti akan mengganggu kekhusyuan saat menunaikan ibadah. Sehingga diperlukan tips umroh untuk anak-anak yang perlu dilaksanakan secara tepat. Buatlah pengalaman umroh tersebut menyenangkan bagi si anak dan tidak mengganggu kekhusyuan ibadah Anda.

5 Tips umroh Untuk Anak-Anak Agar Aman dan Khusyu

Sebagai orang tua tentu memilki keraguan yang cukup tinggi jika si buah hati ditinggalkan untuk pergi umroh. Menitipkan si kecil kepada orang lain pun bukan menjadi opsi terbaik karena tidak semua orang dapat dipercaya. Solusi yang bisa ditempuh akhirnya mengajak si buah hati untuk pergi ibadah umroh bersama. Sebagian orang justru menginginkan pengalaman yang cukup langka ini, agar Anda bersama buah hati tercinta memiliki kenangan indah saat di Makkah. Bukanlah hal yang mudah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan si balita. Tetapi Anda bisa mengikuti tips umroh untuk anak-anak berikut ini.

  1. Pastikan Anak dalam Kondisi Sehat
    Anak masih bisa digolongkan sebagai kelompok yang rentan karena kekebalan tubuhnya masih belum maksimal. Kalau Anda hendak mengajak anak-anak untuk pergi umroh, sebaiknya tunggu hingga usia dan fisiknya cukup kebal. Jangan membawa anak di usia yang sangat rentan, misalnya di bawah satu tahun. Tips umroh untuk anak-anak yang tepat, yakni memastikan bahwa si anak sedang sehat dan ceria, tidak menunjukkan gejala sakit ataupun rewel. Apabila anak sedang mengidap penyakit berkelanjutan sebaiknya tidak diajak untuk bepergian.
    Anda perlu membatalkan rencana untuk pergi umroh ketika kondisi anak sedang tidak sehat atau mengidap penyakit. Lakukan pemeriksaan medis kepada anak secara rutin sebagai persiapan sebelum mengunjungi Makkah. Konsultasikan tentang kondisi anak pada dokter ahli. Dan mintalah saran kepada dokter tersebut saat hendak mengajak anak untuk pergi umroh.
  2. Bawalah Berbagai Perlengkapan untuk Anak-Anak
    Anak-anak akan selalu rewel jika suasana yang dihadapi di sekelilin membuatnya tidak nyaman. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda perlu membawa beragam perlengkapan si bayi. Mulai dari mainan paling disukai, susu, botol, dan sebagainya. Pastikan agar anak tidak rewel selama perjalanan umroh hingga melaksanakan ibadahnya dengan khusyu. Jika si anak telah berusia di atas 3 atau lima tahun, Anda bisa mengajarkan nilai-nilai keislaman. Agar anak bisa mengikuti aturan dan melaksanakan ibadah bersama dengan tenang.
    Masukkan perlengkapan milik anak-anak Anda ke dalam wadah atau tempat khusus. Bisa berupa koper atau tas yang dapat mempermudah bawaan Anda. Berikan identitas di tempat tersebut agar tidak tertukar, atau bahkan hilang.

Baca Juga Artikel lain selain Tips Umroh Untuk Anak

Paket Umroh Januari 2020

Paket Umroh Februari 2020

Paket Umroh Maret 2020

Paket Umroh April 2020

Paket Haji ONH Plus 2020

  1. Berikan Vaksin dan Vitamin yang Cukup
    Di Makkah merupakan tempat berkumpulnya umat muslim di seluruh dunia. Hal tersebut memungkinkan Anda bersama anak-anak untuk menjadi satu dengan semua umat di seluruh dunia yang hendak melaksanakan ibadah umrah. Peristiwa ini bisa menjadi faktor yang dapat membahayakan si anak, terutama masalah kesehatan. Berikan si anak vaksin sekaligus zat multivitamin agar daya tahan tubuhnya terjaga dengan baik. Serta tidak mudah tertular oleh virus dan bakteri penyebab penyakit. Mengingat banyaknya kasus penyebaran virus yang terjadi karena interaksi masyarakat di seluruh dunia secara langsung.
    Pastikan Anda membawa perlengkapan bayi yang steril meskipun saat masuk kondisi tubuh secara fisik akan diperiksa oleh petugas. Perubahan iklim juga bisa menjadi faktor kekebalan anak menurun. Anda bisa mempersiapkan obat-obatan sekaligus pakaian sesuai dengan cuaca dan suhu di Arab Saudi sesuai iklim.
  2. Bawa Kereta Bayi
    Menggendong bayi secara terus menerus selama menunaikan thawaf atau sa’i tentu sangat melelahkan. Anda pun tidak bisa melepaskan si anak dengan hanya menggandengnya karena terlalu berisiko. Solusinya, Anda bisa membawa kereta dorong khusus bayi yang lebih praktis dan mempermudah ibadah Anda dengan Risalah Madinah.
    Pilih kereta bayi yang bisa dilipat agar Anda tidak terlalu repot saat membawanya ke berbagai tempat selama perjalanan umroh. Berikan kenyamanan pada kereta si bayi dengan menaruh mainan atau makanan di dalamnya. Jangan lupa untuk mengencangkan tali pengaman si bayi karena cukup berbahaya.
    Anda bisa menggunakan jalur khusus untuk mendorong kereta bersama orang-orang lansia yang menggunakan kursi roda. Agar tidak berdesakan dengan jamaah lainnya yang langkahnya kemungkinan sangat cepat dari Anda. Tanyakan hal ini kepada petugas terlebih dahulu agar Anda bisa menemukan solusi yang tepat..
  3. Penuhi Kelengkapan Barang Bawaan
    Selain kelengkapan barang-barang untuk si bayi, Anda harus mempersiapkan barang yang diperlukan bagi Anda dan bayi. Seperti popok, pompa ASI jika membutuhkannya, dan sebagainya. Jangan lupa membawa beberapa berkas penting seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, atau yang lain.

umroh anak kecil

PENUTUP

Lakukan pengemasan yang rapi agar bawaan tidak terlalu banyak dan merepotkan. Pilih langkah praktis meskipun Anda membawa jumlah barang yang cukup banyak. Bisa dilakukan dengan seni melipat dengan ruang yang sempit. Atau menata dengan rapi sesuai ruang yang telah dikelompokkan sesuai jenis barang. Tips umroh untuk anak-anak di atas akan sangat efektif jika diterapkan kepada anak usia balita. Karena terdapat beberapa langkah untuk mengamankan mereka dengan tepat. Bagi anak usia di atas lima tahun tentu sedikit lebih sulit jika Anda tidak menggunakan alat bantuan agar si anak tidak terlepas dari rombongan Anda.

 

Please rate this

5 Tip Umroh Untuk Lansia Berikut Ini!<span class="rating-result after_title mr-filter rating-result-173" >	<span class="mr-star-rating">			    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    	    <i class="fa fa-star mr-star-full"></i>	    </span><span class="star-result">	5/5</span>			<span class="count">				(7)			</span>			</span>

5 Tip Umroh Untuk Lansia Berikut Ini! 5/5 (7)

5 Tip Umroh Untuk Lansia Berikut Ini!

Semua orang berkeinginan untuk pergi ke masjidil haram, atau tanah suci Makkah tak terkecuali bagi para lansia. Di usianya yang cukup rentan, kebanyakan para lansia masih memiliki antusisme tinggi untuk melaksanakan umrah. Masa tunggunya terbilang singkat dan lebih mudah, tetapi mereka masih membutuhkan Tips Umroh Lansia. Kerentanan fisik dan mental lansia biasanya sering terjadi, bahkan sebagian besar mengalami keterbatasan fisik. Seperti kehabisan tenaga untuk berjalan, atau sekedar berdiri. Hal tersebut tentu akan sangat merepotkan bagi Anda yang ingin mengajak para lansia untuk pergi umroh. Berbagai kerentanan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana umroh untuk lansia? Sebagian besar masyarakat yang ingin mengajak para lansia ke tanah suci memerlukan tips agar mereka bisa menjalankan ibadah dengan aman. Anda memang tak bisa menjamin mereka sepenuhnya, tetapi bisa mengupayakan beberapa hal sebelum pergi umrah.
Tip Umroh Lanjut Usia
Para lansia memiliki tubuh yang cukup rentan terhadap berbagai penyakit. Semakin bertambah tuanya usia, membuat fungsi tulang dan organ tubuh semakin menurun. Sehingga energinya sangat terbatas. Namun, hal ini sebenarnya bisa dicegah sejak jauh hari sebelum mempersiapkan diri untuk pergi umrah. Pencegahan bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan stamina. Bisa melalui pola makan dan pola hidup yang sehat. Anda perlu menjaga agar para lansia mengkonsumsi makanan dengan nutrisi dan zat yang baik bagi tubuh. Ajaklah mereka untuk melakukan pemanasan secara perlahan namun rutin setiap hari.

5 Tips umroh Untuk Lansia Mulai Detik Keberangkatan

Jangan biarkan para lansia mengkonsumsi makanan berlemak tinggi kolesterol. Anda bisa memberikan motivasi kepada mereka berupa bujukan untuk menjaga tubuh dengan tujuan umrah. Upayakan agar para lansia selalu bahagia, serta tidak memiliki tekanan secara mental. Aktivitas rutin untuk menjaga kesehatan fisik dan mental sebelum umrohdapat menjamin para lansia. Agar tetap kuat di hari keberangkatan. Selain itu, Anda tidak hanya menjaga mereka sebelum keberangkatan saja. Tetapi juga selama persiapan menuju hari H keberangkatan, saat berada di kota tujuan, hingga kembali ke kampung halaman.

Anda tidak perlu bingung jika hendak mengajak jamaah lansia untuk pergi umrah, karena ada tip umroh untuk lansia yang tepat. Simak penjelasan di bawah ini agar Anda benar-benar memahami cara tepat merawat dan menjaga para jamaah lansia

  • Persiapkan Kursi Roda untuk Lansia
    Anda bisa membawa kursi roda sendiri dari kampung halaman atau rumah dengan melipatnya. Selanjutnya, Anda perlu memberitahukan hal ini kepada jasa biro travel umroh Risalah Madinah. Agar kursi tersebut bisa diamankan. Saat di bandara, para jamaah tidak diperbolehkan membawa kursi roda, karena telah disediakan oleh maskapai.
    Biro travel akan menyimpan dan menjaga kursi roda milik lansia yang bersangkutan. Anda bisa menuliskan identitas di benda tersebut agar tidak hilang atau tertukar. Sementara saat di bandara hingga memasuki pesawat dan kota Makkah, jamaah akan memperoleh kursi sekaligus jalur khusus.
    Anda hanya perlu mendampingi mereka saja selama keberangkatan hingga saat pulang. Apabila Anda ingin cara praktis, bisa menyewa layanan kursi roda saat berada di hotel, thawaf hingga kembali lagi ke hotel.

 

Perlakukan Lansia dengan Baik

  • Pilihlah Maskapai Penerbangan Langsung
    Para lansia memiliki keterbatasan secara fisik sehingga membuat mereka mudah lelah. Untuk mencegah dan mengurangi kelelahan para jamaah lansia. Anda sebaiknya perlu memilih maskapai penerbangan langsung. Karena penerbangan biasanya memakan waktu yang cukup lama, sekitar 10 jam dari Jakarta ke Arab Saudi.
    Anda akan menemui beberapa maskapai penerbangan langsung yang nantinya ditawarkan oleh biro travel dan penerbangan. Beberapa maskapai tersebut memiliki rute dari Jakarta – Arab Saudi. Kemudian dari bandara King Abdul Azis atau dari bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis di Makkah dan Madinah.
    Apabila para jamaah lansia ingin buang air sebaiknya gunakan toilet yang ada di dalam pesawat sebelum turun. Agar para lansia tersebut tidak terjebak dalam antrian yang cukup panjang.

 

Tip Umroh Lansia Lanjutan yang ‘Wajib” Diperhatikan

  • Kenali Kesehatan Fisik dan Mental Lansia
    Saat Anda melakukan keberangkatan, sebaiknya persiapkan berbagai hal untuk menjamin kesehatan dan keselamatan para lansia. Pastikan agar Anda membuat mereka tidak stress, serta membawa berbagai obat atau vitamin untuk mereka.
    Anda perlu mengenali berbagai penyakit yang diderita oleh para lansia. Selain itu perlu memahami jadwal rutin bagi mereka untuk melakukan aktivitas tertentu. Seperti meminum obat, mengkonsumsi makanan secara rutin. Semuanya harus Anda tuliskan secara lengkap dan rinci sesuai jadwal kesehatan mereka.
  • Ketahui Masa Kritis Para Jamaah Lansia
    Masa kritis adalah suatu masa yang menjadi puncak kelelahan bagi para jamaah, terutama lansia. Mereka biasanya merasa sangat kelelahan ketika mencapai lokasi Arab Saudi, serta di bandara imigrasi. Anda perlu mempersiapkan perlengkapan yang bisa mengurangi rasa kelelahan mereka agar tidak terjadi resiko.
    Terutama resiko pada penyakit atau gangguan tertentu yang diderita oleh jamaah lansia. Kelelahan yang umumnya dialami oleh para lansia saat mereka sedang melakukan perjalanan cukup panjang. Dari Makkah dan Madinah, atau Madinah ke Makkah, yang menempuh jarak sekitar 450 km dalam waktu sekitar 5 jam.
    Perjalanan tersebut ditempuh dengan menaiki bus bersama para jamaah umroh lainnya. Anda perlu memanfaatkan waktu istirahat dengan baik agar para lansia bisa mengembalikan sedikit staminanya. Bus akan beristirahat di rest area yang terdapat di jalan antara Makkah dan Madinah.
    Sebaiknya Anda menggunakan waktu istirahat tersebut untuk melakukan relaksasi dengan para jamaah lansia.

 

Baca Juga Artikel Penting Lainnya :

Paket Umroh Januari 2020

Paket Umroh Februari 2020

Paket Umroh Maret 2020

Paket Umroh April 2020

  1. Pilih Jalur Khusus yang Digunakan oleh Pengguna Kursi Roda
    Saat mendampingi para lansia di awal keberangkatan maskapai penerbangan dan saat tiba di Mekkah Anda tidak perlu repot melakukan persiapan. Karena telah disediakan oleh pihak maskapai sebuah kursi roda beserta jalur khususnya.
    Namun, saat berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Anda harus mengetahui letak jalur khusus kursi roda. Serta waktu-waktu yang ditentukan saat menggunakan jalur tersebut. Anda bisa memasuki jalur khusus kursi roda di masjidil Haram paling lambat 35 menit sebelum adzan berkumandang.
    Anda akan menemui banyak petugas memberikan tawaran kursi roda saat di Masjidil Haram. Kursi tersebut disediakan untuk melakukan aktivitas sa’i dan thawaf. Sementara di Masjid Nabawi, para Jemaah lansia bisa menjalankan shalat di luar masjid atau Raudhoh.
    Tersedia jalur khusus kursi roda untuk menuju ke sana sehingga Anda tidak perlu khawatir. Bahkan saat mengalami keluhan kesehatan, para petugas siap membantu dan melayani Anda ketika dihubungi.

 

Kelima Tips Umroh Untuk Lansia di atas bisa Anda gunakan sebagai wawasan informasi saat hendak mengunjungi kota Makkah bersama keluarga. Khususnya orang tua, yang memiliki keinginan besar untuk mengunjungi kota suci tersebut semasa hidupnya. Sebagai seorang yang kuat dan sehat, Anda harus menjaga para lansia selama umrah.

Please rate this